Jumat, 16 Februari 2018

Usung Connecting Your Life, Paytren Gaet Grab dan Madhang untuk Kolaborasi Digital

Di zaman era digital sekarang ini, menjadi sebuah kewajiban untuk terus update dan mengerti tentang segala sesuatu tentang teknologi dan masa depannya. Era digital sudah di mulai dengan banyaknya kemudahan melakukan aktivitas, misalnya melakukan pembayaran kewajiban pajak, listrik, cicilan, dan lainnya. Adalah paytren, salah satu aplikasi digital buatan asli Indonesia yang memudahkan untuk melakukan semuanya itu. Tidak hanya melakukan pembayaran, paytren (atau yang dulunya bernama VSI) milik Ust. Yusuf Mansur ini sebagai alat transaksi digital yang bermanfaat dan bisa menguntungkan daripada cara bertransaksi biasanya. Hal ini juga demi mendukung pemerintah untuk membentuk masyarakat tanpa uang tunai (cashless society).


Paytren sudah dikenal sejak tahun 2013 ini, mulai bertransformasi menjadi perusahaan Financial Teknologi yang Go Global dan mempunyai targetan layanan yang World Class. Paytren sendiri sudah memiliki mitra/pengguna sudah mencapai kurang lebih 2 juta lebih. Demi mengejar target tersebut, Paytren menggaet Grab, sebagai salah satu layanan transportasi on-demand dan pembayaran mobile terdepan di Asia Tenggara. Grab sudah beroperasi di Singapura, Malaysia, Indonesia. Filipina, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja. Adanya platform Grabpay sebagai bagian dari revolusi digital. Lahirnya Paytren 5.0 sebagai penyempurnaan aplikasi paytren sebelumnya, yang mana di dalamnya terdapat fitur-fitur canggih yang bisa dimanfaatkan penggunanya.

Dengan mengusung Connecting You Life, PayTren 5.0 Beta berisikan fitur-fitur baru yang memberi peluang kepada pengunanya untuk memperluas wawasan dan berinteraksi lebih intensi antara mitra, manajemen dan para ahli di bidang keilmuan yang berhubungan dengan pengembangan PayTren itu sendiri.

Salah satunya fitur barunya yaitu, mitra paytren dapat melakukan perekrutan pengemudi Grab (Grabbike dan Grabcar) yang tentunya ada benefit khusus di dalam aktivitasnya. Hal inilah yang bisa diharapkan bisa membantu meningkatkan peluang kerja baru bagi banyak orang dan bisa memperluas pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Disampaikan Ust. Yusuf Mansur, “Agar siapapun yang bekerja dan berbisnis di Indonesia, mengembalikan lagi untuk kebaikan kebaikan di Indonesia. Pada gilirannya, karena didorong bersedekah oleh sistem, maka sesuai dengan sifat sedekah, pengemudi dan penumpang akan jauh lebih banyak lagi dan lebih berkah lagi rezekinya, Insya Allah.”

Lain lagi yang dipaparkan oleh Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia. Beliau menyatakan, ”Melalui kemitraan dengan PayTren, Grab menjalankan komitmen yang sama untuk membawa peluang ekonomi digital kepada kelas ekonomi menengah baik di daerah perkotaan maupun pedesaan di Tanah Air. Kini, kami membantu masyarakat untuk bergabung sebagai mitra pengemudi di lebih dari 100 kota dan agen di 500 kota. Dengan menambahkan kekuatan dan kehadiran PayTren di daerah-daerah pedesaan Indonesia, kami yakin dapat mempercepat ekspansi Grab di seluruh Indonesia.”





Selain dengan Grab, Paytren 5.0 ini juga menggaet Madhang, salah satu aplikasi pemesanan makanan yang dipunyai Mas Kaesang Pangareb untuk bersinergi membangun komunitas digital (Digital Nation) yang bisa saling bermanfaat. Hal ini juga diharapkan bisa membantu pelaku usaha UKM menengah dan kecil yang berskala rumah tangga bisa mengembangkan usahanya, tanpa harus pusing bagaimana mempromosikan dan menjual secara online. Melalui kolabolasi Paytren dan Madhang, semua menjadi mudah, baik memesan makanan, maupun menjual makanan. Mudah-mudahan dengan adanya kolaborasi positif ini diharapkan mampu menjawab tantangan dan peluang besar ekonomi era digital masa depan.


Bagikan

Jangan lewatkan

Usung Connecting Your Life, Paytren Gaet Grab dan Madhang untuk Kolaborasi Digital
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.